You Are Here: Home - curahan - Surat untuk Tuhan

Tuhan..
Maaf bila aku menulis surat ini lagi padaMu
Entah sudah berapa surat yang aku tulis untukMu
Untuk sekedar menyampaikan perasaanku yang tak tersampaikan kepadanya
Bukan karena aku tak mengenalnya
Tetapi karena memang tak seharusnya aku sampaikan apa yang aku rasa tentangnya
Bahwa perasaan aku padanya memang tak layak tersampaikan padanya

Tuhan...
Ingin sebenarnya aku menyimpan saja apa yang aku rasakan malam ini
Tanpa membaginya pada siapapun
Juga padaMu
Hhmm,, rasanya malu saja jika harus membagi perasaan ini
Tapi aku tak kuat menahannya sendiri

Tuhan...
Jika saja ada satu orang yang didekatku malam ini
Aku ingin membagi perasaan ini padanya
Setidaknya aku butuhkan ia untuk duduk di dekatku saja
Menemaniku meredam emosi yang memang seharusnya tidak mampu tersulut apapun
Menemaniku menyimpan lebih rapi apa yang tidak seharusnya aku tampakkan
Menemaniku menata rasaku yang mengantar diberbagai rasa
Mengambang lemah tanpa tau menentukan rasa apa yang seharusnya terasa

Tuhan...
Terasa sangat jelas semestinya tak seharusnya aku merasakan apa yang tidak ia rasakan
Tapi bukan aku yang mau merasakan rasa ini
Rasa ini datang begitu saja seperti biasa
Datang tak diundang, tetapi pergi harus diusir dengan segala perjuangan
Karena tanpa harus dipaksa
Rasa itu yang memaksa ia tinggal di dalam hatiku
Saat itu seharusnya waktu yang tepat untuk memaksanya keluar dari raga jiwaku

Tuhan...
Ini bukan rasa dan perasaan yang tersia
Ini hanya rasa dan perasaan yang salah waktu di tempat yang tepat
Mungkin,,,
Atau bisa jadi sebaliknya
Salah tempat di waktu yang tepat
Entahlah !!!

Tuhan...
Maafkan aku kalau Engkau bosan dengan ceritaku
Tapi aku benar-benar tidak sanggup menahannya
Aku hanya bisa berdoa
Semoga kebahagiaan selalu tercurah untuknya
Amin Ya Robbal Alamin


(Terinspirasi dari curhatan seseorang yang jauh disana)
Penulis (Noni Noy)
Tags: curahan