![]() | |||
| Wajah-wajah penuh kepalsuan (teater SEMPRONG) |
![]() |
| Ke-Narsisan HRF teater xD |
Alkisah, kurang lebih 2 tahun yang lalu, sekelompok siswa kurang kreatif dan sekelompok pemuda desa tak kerja mempunyai ide untuk membuat suatu komunitas yang bertema Teater (walau lebuh mirip setengah lenong). Pada saat itu rancangan awal Teater tersebut dimulai ketika adanya fetival teater jawa barat yang diadakan oleh sebuah perguruan tinggi di Karawang.
Awal yang muncul dari sketsa teater tersebut adalah SEMPRONG teater dimana para pelakunya terdiri dari pemuda desa tak kerja serta ditambah siswa tsanawiyah (setingkat SMP) yang notabene masih minim pengalaman dan cenderung nekad. Cerita berkembang dan akhirnya lahirlah satu komunitas teater lainnya yang terlahir dari metamorfosa SEMPRONG teater yang bernama HRF teater alias teater Muka pas2an muncul sebagai akibat dari Rayuan maut SEMPRONG teater, para pelaku HRF teater terdiri dari siswa-siswa SMP yang sangat jauh dari peradaban manusia.
Disini saya akan menerangkan apa perbedaan SEMPRONG teater dan HRF teater yang mencolok.
1.) Perubahan konsep Lebay ke Narsis
![]() |
| Pasangan miskin dan tidak bahagia |
![]() |
| mau bunuh diri gara-gara kalah XD |
SEMPRONG teater :
SEMPRONG terater harus benar-benar manusia yang diubah total menjadi Pemuda Desa tak kerja (contoh: xcl,iponk,edon,ijal,jontor dan seluruh yang mengaku sebagai K3 (Kucel kumel kuleuheu) bahkan juga ksatria baja hitam RX maaf maksudnya odang rodiana adalah anggota K3, disini kita lihat, konsep murni pemuda desa tak kerja belum berubah, lalu setelah terlibatnya beberapa siswa Tsanawiyah yang terobsesi menjadi Artis, maka konsep teater pemuda desa tak kerja tersebut berubah menjadi teater SEMPRONG (Nama Kue rakyat jelata) selain itu terjadi pula beberapa perubahan konsep yang mana tadinya lebay berganti menjadi narsis.
![]() |
| Maaf photo HRF-nya sedikit :-) |
HRF teater :
Setelah terjadi berbagai dinamika didalam tubuh SEMPRONG teater, lalu pada sebulan sebelum adanya Festival Teater Jawa Barat SEMPRONG teater merekrut siswa-siswa SMP untuk menjadi penerus kenarsisan mereka. Maka lahirlah sebuah nama yang walau tanpa adanya bubur putih bubur merah HRF teater resmi terlahir ke dunia. HRF teater sendiri diambil dari nama seorang pembina siswa (maaf lupa namanya) di sekolah tersebut.
Seiring bejalannya waktu teater SEMPRONG dan HRF kini mulai meredup, bahkan beberapa anggotanya hilang entah kemana. Akankah semangat antara kedua kubu terebut kembali memanas, kita nantikan saja kabar berikutnya.
Author Odang Rodiana
Job freelance
Sebuah dokumen yang berklasifikasi sangat rahasia (TOP SECRET!!!), berhasil dibobol oleh seorang
HACKER
yang kemudian bocor ke tangan wartawan. Dokumen itu adalah laporan CIA kepada Pentagon yang sejatinya akan diteruskan ke Gedung Putih.
yang kemudian bocor ke tangan wartawan. Dokumen itu adalah laporan CIA kepada Pentagon yang sejatinya akan diteruskan ke Gedung Putih.
Menurut dokumen tersebut, Sebenarnya setelah Irak, bukanlah Libya yang menjadi target Amerika, tetapi Indonesia yang akan jadi sasaran berikutnya. Tapi intel-intel CIA yang lebih dulu diterjunkan ke Indonesia, menyimpulkan bahwa bila AS menyerang Indonesia, maka perang akan sangat mahal dan AS akan banyak menderita kerugian.
Untuk lebih jelasnya, berikut kutipan isi dokumen tersebut yang telah diterjemahkan dari bahasa Inggris ke bahasa paling gaul:
Kepada Yth,
Kepala Staf Gabungan
Jenderal Richard Myers
Tembusan: Direktur CIA (intelnya lupa nama bos sendiri)
Dengan hormat;
Begitu memasuki perairan Indonesia, Armada Ketujuh kita akan dihadang pihak Bea Cukai karena membawa masuk senjata api dan peralatan tanpa surat izin dari pemerintah RI. Ini berarti kita harus menyediakan "Uang Damai". Coba hitung berapa besarnya jika bawaanya sedemikian banyak.
Kemudian bila kita mendirikan base camp militer, bisa ditebak di sekitar base camp pasti akan dikelilingi tukang bakso, tukang es kelapa, lapak VCD bajakan, sampai obral celana dalam Rp 10.000 dapat 3, belum pengusaha komedi puter yang bakal ikut mangkal di sekitar base camp juga.
Kemudian kendaraan-kendaraan tempur serta tank-tank lapis baja yang
diparkir dekat base camp akan dikenakan retribusi parkir oleh petugas dari dinas perpakiran daerah, maupun preman-preman sekitar. Jika dua jam pertama perkendaraan dikenakan Rp. 10.000,- (maklum tarif orang bule), berapa yang harus dibayar pemerintah AS kalau kendaraan dan tank harus parkir selama sebulan atau setahun lebih seperti di Irak sekarang ini.
Belum lagi, para pengusaha parkir swasta yang bisa melobi Gubernur Jakarta Fauzi Bowo untuk menaikkan tarif parkir. Lobi itu sangat mulus karena salah satu komisaris perusahaan parkir terbesar di Jakarta itu adalah bekas tentara. Nah, Fauzi Bowo ini juga tentara.
Belum lagi, di sepanjang jalan ke lokasi base camp, kita harus menghadapi para Pak Ogah yang berlagak mengatur jalan sambil memungut biaya bagi kendaraan yang memutar.
Bisa dibayangkan, berapa recehan yang harus kita siapkan setiap ada operasi tempur menuju pusat-pusat musuh, seperti Cilangkap.
Dari Tanjung Priok (tempat pasukan AS mendarat) ke Cilangkap saja, ada berapa kali pertigaan atau putaran. Bakal pusing deh kita.
Nah, suatu kerepotan besar bagi rombongan pasukan jika harus berkonvoi, karena konvoi yang berjalan lambat pasti akan dihampiri para pengamen, dan anak-anak jalanan, ini berarti harus mengeluarkan recehan lagi.
Belum lagi jika di jalan bertemu polisi yang sedang bokek, udah pasti kena semprot kerena konvoi tanpa izin. Bayangkan berapa uang damai yang harus dikeluarkan untuk polantas-polantas itu.
Itu baru polantas Pak Myers, belum lagi petugas DLLAJR. Anda harus melihat sendiri bagaimana mereka beraksi. Tank-tank dan truk-truk kita kan belum dikir.
Nah, itu pertanda buruk. Setiap kali kir, berapa duit yang harus kita keluarkan untuk membayar yang resmi dan tidak resmi. Belum lagi kalau kita mau menyerbu Kodam di daerah lain, maka kita harus melewati JEMBATAN TIMBANG milik DLLAJR juga. Siapkan saja uang pelicin.
Di base camp militer, tentara AS sudah pasti nggak bisa tidur, karena nyamuknya busettt, gede- gede kayak vampire. Kalau mau mendatangkan penyemprotan dari Dinas Kesehatan, nah siapin aje deh amplopannye.
Pagi harinya pasukan kita kagak bakal bisa mandi karena di sungai banyak di lalui "Rudal Kuning" yang di tembakkan penduduk setempat dari "Flying helicopter" alias wc terapung di atas sungai










