Terminologi Andromeda dan Perseus Chapter 1
Penulis "sambal terasi"
Sumber "Ensklopedia bebas, Mitologi Yunani, perpustakaan sepetak karawang"
Alkisah jaman dahulu kala, disebuah negeri nun jauh disana dimana peradaban manusia berawal. Tersebutlah seorang putri cantik yang bernama Danae, Ia
adalah putri dari Akrisios raja Argos. Suatu ketika Akrisios merasa kecewa karena samapai saat usianya tua ia belum di karuniai seorang cucu sebagai penerus tahta kerajaan Argos, lalu Akrisios
berkonsultasi dengan seorang tukang ramal ternama kala itu yang bernama Orakel Delphi. Namun apa daya yang terjadi hasil konsultasi yang ia dapatkan sangat
mengejutkan. Orakel meramalkan bahwa suatu saat nanti anak dari Danae (cucu Akrisios)
akan membunuhnya suatu saat nanti. ketika itu Danae masih belum memiliki
anak, dan dengan segala daya upaya untuk menjaganya tetap begitu, Akrisios memenjarakan Danae di dalam menara perunggu.
Suatu malam ketika penghuni kota Argos tertidur lelap, Zeus dengan tiba-tiba mendatangi Danae yang terkurung didalam menara perunggu dalam bentuk pancuran air dan tanpa disadari Danae Zeus berhasil
menghamili Danae pada malam itu. Dari hubungan pada malam tersebut lahirlah seorang anak laki-laki
yang diberi nama Perseus.
***
Akrisios kaget ketika tahu bahwa putrinya danae melahirkan anak dari Zeus.
Akrisios murka dan ingin ingin membunuh anak itu tetapi karena takut memicu kemarahan dewa-dewa
karena membunuh Keturunan Zeus dan Putri kandungnya sendiri, akhirnya Arkisos
menemukan suatu cara. Akrisios memutuskan untuk memasukkan Danae dan
Perseus ke dalam sebuah peti kayu dan membuangnya ke laut dengan harapan mati ditelan laut atau di makan monster laut.
Tapi takdir berkata lain peti malah terdampar di Pulau Serifos, tempat mereka diangkat dan
diselamatkan oleh seorang nelayan yang bernama Diktis, yang kemudian
membesarkan Perseus hingga dewasa. Diktis adalah saudara dari
Polidektes, raja Pulau Serifos.
***
Lama kelamaan, Polidektes akhirnya jatuh cinta kepada Danae. Namun sayang Perseus sudah
tumbuh besar dan selalu menjaga ibunya dari paksaan Polidektes sehingga
Polidektes menyusun sebuah rencana untuk menjauhkan Perseus dari Danae. Ketika suatu hari Polidektes berusaha mendekati ibunya, Perseus
kembali melarang Polidektes. Akhirnya Polidektes berkata bahwa ia akan
menikahi seorang gadis yang sangat menyukai kuda. Polidektes pun menginginkan
semua orang untuk memberikan hadiah yang sesuai kepada mempelainya.
Polidektes lalu bertanya pada Perseus, "Apa yang akan kau berikan
sebagai hadiah? Sepasukan Kuda? Kereta kuda? atau mungkin sekotak
perhiasan?"
***
Perseus menjawab bahwa dia tak punya apa-apa. Polidektes pun menyebut
Perseus sebagai orang miskin yang malas. Marah karena dihina seperti
itu, Perseus menyatakan bahwa dia bisa membawakan benda apapun yang
diinginkan oleh Polidektes.
"Baiklah!!" Kata Polidektes, "Bawakan kepala Medusa untukku!"
Perseus menyanggupi permintaan Polidektes dan segera berangkat mencari Medusa.
Medusa adalah seorang monster yang memiliki rambut ular dan tatapan
matanya akan mengubah mahkluk apapun menjadi batu. Medusa merupakan
salah satu dari tiga Gorgon.
***
Setelah menerima tugas itu, untuk waktu yang lama Perseus berkelana
tanpa tujuan dan tanpa harapan untuk menemukan tempat tinggal para
Gorgon. Ditengah keputusasaannya, tiba-tiba dia didatangi oleh dewi
Athena. Sang dewi membertahunya bahwa para nimfa utara akan
memberikannya alat-alat untuk membunuh Medusa dan hanya para Graiai yang
mengetahui tempat para nimfa.
Para Graiai adalah tiga orang perempuan tua yang hanya memiliki satu
bola mata dan satu gigi yang mereka pakai bergantian. Perseus merebut
mata mereka dan menanyakan tempat para nimfa. Setelah diberitahu,
Perseus mengembalikan mata mereka. Perseus pergi ke tempat para nimfa.
Di sana, para nimfa meminjamkannya kantung kibisis untuk menyimpan
kepala Medusa, pedang dari Zeus, sandal bersayap dari Hermes, dan helm
kegelapan dari Hades. Athena juga
meminjamkannya perisai cermin. Setelah
mendapat berbagai senjata, Perseus pun memakai sandal bersayap dan
terbang menuju sarang para Grogon.
***
Sesampainya disana, Perseus mengenakan helm kegelapan dan menjadi tak
terlihat, karena medusa memiliki dua orang saudari yang sama ganas,
sehingga ia tidak mau wujudnya diketahui dan akhirnya dikejar oleh dua
Gorgon yang lain. Perseus masuk dan berjalan mundur ke arah para Gorgon
(Stheno, Euriale dan Medusa) yang sedang tertidur. Ia melihat wujud para
Gorgon tersebut melalui perisai cermin yang diberikan oleh Athena.
Perseus mendekati Medusa dan langsung memotong kepala Medusa dengan
pedangnya. Perseus lalu memasukkan kepala Medusa ke dalam kantung
kibisis, dan bergegas pergi dari sarang para Grogon menggunakan sandal
bersayap Hermes. Sementara dari tubuh Medusa yang tanpa kepala
terlahirlah Pegasus dan Khrisaor.
Dua Gorgon lainnya terbangun karena lahirnya Pegasus dan Khrisaor,
namun tidak dapat menemukan keberadaan orang yang membunuh Medusa.
***
Dalam perjalanan pulang ke Serifos, Perseus mengalami banyak
petualangan, di anataranya dia melihat Atlas yang sedang memikul langit.
Perseus merasa kasihan dan menunjukan padanya kepala Medusa sehingga
Atlas berubah menjadi batu dan tak lagi merasa letih.
Perseus terbang dengan cepat ke arah selatan, Esok harinya, ia
terbang melintasi Gurun di Libya, beberapa tetes darah medusa jatuh ke
pasir dan munculah sekumpulan ular berbisa di gurun itu. Perseus
melanjutkan perjalanannya dan melihat sebuah patung yang dirantai pada
batu karang. Setelah diamati, ternyata itu bukanlah patung melainkan
seorang perempuan. Perseus mendekati perempuan itu dan bertanya kenapa
dia dirantai di tengah laut.
Gadis itu pun bercerita. Dia adalah Andromeda, Putri dari Kefeus dan
Kassiopia. Kassiopia pernah menyombongkan bahwa putrinya lebih cantik
dari para Nereid, putri-putri Poseidon. Para Nereid mendengarnya dan
melaporkan hal tersebut pada ayah mereka. Sang ayah pun marah dan
mengirimkan bencana serta seekor monster laut yang bernama Ketos ke kerajaan yang dipimpin oleh Kefeus.
Ketika Kefeus berkonsultasi pada Orakel, ia diberitahu bahwa
satu-satunya harapan adalah dengan mengorbankan puterinya sendiri kepada
Ketos. Akhirnya Kefeus pun melakukannya, Ia merantai putrinya di sebuah
batu karang dan membiarkannya agar dimakan oleh Ketos.
***
Selesai ia bercerita, tiba-tiba dari laut munculah seekor monster
yang sangat besar. Perseus bertarung dengan monster itu. Perseus
menggunakan kepala Medusa dan monster itu pun berubah menjadi batu.
Perseus lalu menghancurkannya dengan pedangnya. Perseus membebaskan
Andromeda dan memabawanya pada ayahnya, raja Kefeus, untuk meminta izin
menikahi Andromeda.
Kefeus menggelar pesta untuk Perseus dan Andromeda. Namun pesta itu
diganggu oleh Finius yang dulu dijanjikan oleh Kefeus untuk dinikahkan
dengan Adromeda. Perselisihan pun terjadi antara pendukung Finius dengan
pendukung Perseus.
Untuk menghentikan semua ini, Perseus pun mengeluarkan kepala Medusa.
Namun dia terlebih dahulu menyuruh teman-temannya untuk menutup mata
mereka sehingga Finius dan para pendukungnyalah yang menjadi batu.
Perseus dan Andromeda kemudian menikah dan memiliki anak bernama
Perses. Perseus lalu pergi bersama Andromeda menuju Serifos sementara
Perses ditinggal untuk mewarisi tahta dari Kefeus. To be Continued...>>>>
***







